Harga Mobil Daihatsu Tetap Meski Rupiah Melemah, Ini Rahasianya

Uncategorized100 Dilihat

Rabu, 29 November 2023 – 11:42 WIB

Jakarta, 29 November 2023 – Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar AS sejak Mei tahun ini terus melemah, dan hal tersebut berdampak pada meningkatnya harga-harga berbagai barang termasuk produk otomotif.

Baca Juga :

Warganet Serbu Medsos Esemka, Ini Permintaan Mereka

Meski demikian, PT Astra Daihatsu Motor mengaku belum berencana menaikkan harga mobilnya meski kurs rupiah terus tertekan.

Hal ini diungkapkan oleh Marketing Director and Corporate Planning & Communication Director ADM, Sri Agung Handayani, dalam wawancara dengan media belum lama ini di Jakarta.

Baca Juga :

Rupiah Perkasa Pagi Ini, Penjualan Rumah di AS Melambat Jadi Angin Segar

“Memang betul ada kenaikan kurs yang cukup signifikan, tetapi tidak langsung dibebankan kepada konsumen. So far, kami mempertimbangkan konsumen jauh lebih penting,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif.

VIVA Otomotif: Daihatsu Ayla Sport di GIIAS 2023

Baca Juga :

Duel Mobil SUV Gagah Nissan Terra vs Hyundai Palisade

Menurut Agung, kenaikan kurs rupiah berdampak pada biaya produksi mobil, terutama bahan baku impor. Namun, ADM bisa menahan kenaikan harga berkat penggunaan konten lokal yang jumlahnya sangat banyak.

“Konten lokal kami cukup tinggi. Jadi, kami semuanya tidak bergantung pada impor. Kebetulan, produk-produk kami konten lokalnya sudah rata-rata 80 persen,” tuturnya.

Terkait dengan pasar otomotif Indonesia pada tahun ini, Agung mengaku ada kenaikan tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, hingga Oktober kemarin penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih secara retail sales mencapai 825.691 unit atau naik 0,4 persen dari periode yang sama di tahun lalu

Agung menilai, pasar otomotif Indonesia pada semester 1 tahun 2023 sangat baik karena baru lepas dari pandemi. Namun di semester 2, konsumen masih menahan pembelian hingga Pemilihan Umum selesai digelar pada Februari tahun depan.

Baca Juga  Salip Prajogo, Hartono Bersaudara Rebut Takhta Orang Terkaya RI

“Saya rasa pasar di semester satu sangat baik sekali, karena kita baru lepas dari pandemi. Lalu di semester dua, mungkin konsumen masih wait and see terkait dengan tahun politik. Sebagian bisnis (terdampak) dengan exchange rate, mungkin dalam pengambilan keputusannya masih wait and see,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Terkait dengan pasar otomotif Indonesia pada tahun ini, Agung mengaku ada kenaikan tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *