Investasi EBT Mahal, Ganjar Curhat Gini

Uncategorized147 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Calon Presiden Ganjar Pranowo mengatakan, Indonesia memerlukan Rp1.300 triliun dana investasi untuk proyek energi baru terbarukan (EBT).

“Kalau kita invest ke EBT itu mahal sekali.,” kata Ganjar dalam acara Sarasehan 100 Ekonom 2023 yang diselenggarakan oleh INDEF dan CNBC Indonesia, Rabu (8/11/2023).

Ganjar pun mengaku pernah menawarkan investasi EBT ke investor asing agar transformasi energi ini berjalan. Namun, kebanyakan banyak yang keberatan setelah melihat kapasitas energi di Indonesia.

“[Investor bilang,] ‘anda butuh investasi ke sini tapi anda butuh energi yang besar’. Biasanya yang ngomong gitu ya dia punya energi kotor energi fosil yang besar,” papar Ganjar.

Selain membutuhkan dana besar, sumber daya manusia yang memadai juga menjadi sebuah keniscayaan. Indonesia perlu menyiapkan ahli-ahli yang bisa mengolah material hijau menjadi sumber energi,

“Lalu potensi lap kerja terserap itu 3,7 juta dari EBT. Ini skill setnya mesti disiapkan, teknik lingkungan, pangan, data scientist yang harus disiapkan lebih banyak,” tandasnya.

Sebagai catatan, di dalam dokumen visi-misi Ganjar dan Mahfud MD, pasangan calon ini menetapkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai generator pembaharuan yang potensinya sekitar 3.700 GW secara bertahap untuk kebutuhan energi dalam negeri, sehingga porsi EBT di dalam bauran energi menjadi 25-30% hingga tahun 2029.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Prabowo-Ganjar-Anies, Ini Sosok Capres Idaman Pelaku Asuransi

(Mentari Puspadini/ayh)


Quoted From Many Source

Baca Juga  5 Fakta Menarik Jelang Duel Aston Villa vs Manchester City

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *