Israel Gencarkan Serangan Jelang Gencatan Senjata di Gaza

Uncategorized88 Dilihat

Kamis, 23 November 2023 – 16:02 WIB

Gaza – Israel meningkatkan serangannya di Jalur Gaza, pada Rabu malam 22 November 2023, waktu setempat menjelang gencatan senjata selama 4 hari antara pasukan Israel dan pejuang Hamas mulai berlaku.

Baca Juga :

Kompak Dukung Palestina, Lesti Kejora dan Rizky Billar Banjir Pujian

Melansir BBC Internasional, Militer Israel mengatakan serangan udaranya mengenai sekitar 300 sasaran Hamas di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir. Gambar-gambar ini menunjukkan dampak serangan di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir, dan Khan Younis.​

Kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan, Tentara Israel menyerang beberapa wilayah di Jalur Gaza, khususnya di bagian utara. WAFA melaporkan sejumlah orang tewas dalam serangkaian serangan udara Israel terhadap rumah-rumah penduduk di kamp pengungsi Nuseirat.

Baca Juga :

Kirim Bantuan Rp 31,9 Miliar ke Palestina, LDKPI Sebut Itu Komitmen Pemerintah Indonesia

VIVA Militer: Jet tempur militer Israel membombardir Gaza, Palestina

Kantor berita tersebut mengutip sumber-sumber lokal yang mengatakan bahwa artileri Israel membom daerah di sekitar Sekolah Khalifa di Beit Lahia di Gaza utara, yang merupakan rumah bagi lebih dari 8.000 pengungsi. Serangan ini mengakibatkan banyak orang mengalami luka-luka.

Baca Juga :

Direktur Rumah Sakit Al Shifa Ditangkap Tentara Israel IDF

Di Kota Gaza, pesawat-pesawat tempur Israel menyerang wilayah sekitar Sheikh Ridwan dan Shejaiya. Penembakan artileri juga dilaporkan terjadi di Al-Fukhari di timur Khan Younis di selatan Jalur Gaza, dan serangan udara lainnya menghantam sebuah rumah di Rafah yang menyebabkan sedikitnya tiga orang terluka, kata WAFA.

VIVA Militer: Agresi militer Israel di Gaza, Palestina

VIVA Militer: Agresi militer Israel di Gaza, Palestina

Serangan-serangan terbaru ini terjadi ketika gencatan senjata diperkirakan akan mulai berlaku berkat mediasi Qatar, Mesir, dan AS dengan Israel dan kelompok Palestina Hamas. Di bawah perjanjian jeda kemanusiaan, 50 warga Israel yang ditahan Hamas akan dibebaskan dan ditukar dengan pembebasan 150 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel.

Baca Juga  Tampil di JMFW Shireen Sungkar Highlight Busana Tak Perlu Setrika

Israel melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza sebagai respons atas serangan mendadak Hamas pada 7 Oktober. Jumlah orang yang tewas dalam serangan udara dan darat Israel di Jalur Gaza meningkat menjadi 14.532 orang, termasuk lebih dari 6.000 anak-anak dan 4.000 perempuan, menurut kantor media di wilayah kantong yang terkepung tersebut, Rabu.

Sementara itu, korban tewas di pihak Israel mencapai sekitar 1.200 orang, menurut angka resmi.

Halaman Selanjutnya

Serangan-serangan terbaru ini terjadi ketika gencatan senjata diperkirakan akan mulai berlaku berkat mediasi Qatar, Mesir, dan AS dengan Israel dan kelompok Palestina Hamas. Di bawah perjanjian jeda kemanusiaan, 50 warga Israel yang ditahan Hamas akan dibebaskan dan ditukar dengan pembebasan 150 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *