Kisruh Binance Bikin Investor Kompak Pindahkan Aset Kripto

Uncategorized155 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar kripto bergerak variatif dalam 24 jam terakhir setelah keputusan hukum terhadap Binance yang berujung ketakutan pasar dengan memindahkan asetnya dari Binance.

Merujuk dari CoinMarketCap pada Jumat (24/11/2023) pukul 06.43 WIB, pasar kripto bergerak mix. Bitcoin turun 0,3% ke US$37.285,66 meskipun secara mingguan masih menguat 3,02%.

Ethereum berada di zona negatif 0,22% dalam 24 jam terakhir meskipun dalam tujuh hari terakhir naik 5,16%.

Solana turun 1,58% secara harian dan secara mingguan masih melemah 1,4%.

Berbeda halnya dengan XRP yang menguat 1,39% dalam 24 jam terakhir dan secara mingguan masih terapresiasi 1,65%.



CoinDesk Market Index (CMI) yang merupakan indeks untuk mengukur kinerja tertimbang kapitalisasi pasar dari pasar aset digital naik 0,02% ke angka 1.545,19. Open interest terapresiasi 1,21% di angka US$34,37 miliar.

Sedangkan fear & greed index yang dilansir dari coinmarketcap.com menunjukkan angka 73 yang menunjukkan bahwa pasar berada di fase greed/optimis dengan kondisi ekonomi dan industri kripto saat ini.

Hingga kini, bitcoin tercatat belum mampu menembus level US$38.000 meskipun volumenya di atas US$50 miliar, investor yang ingin mengurangi risiko selama volatilitas tinggi terus menjual pada level resisten tersebut.

Dilansir dari Cointurk News, jika bitcoin gagal menembus level US$38.000, maka berpotensi terjadi penurunan altcoin dan nilai kumulatifnya mungkin turun dari US$1,4 triliun menjadi sekitar US$1,25 triliun.

Motivasi utama bagi orang-orang yang optimis adalah bahwa kita sekarang selangkah lebih dekat dengan persetujuan ETF.

Selain itu, pembaruan dalam pengajuan ETF menunjukkan bahwa komunikasi yang kuat sedang berlangsung, tidak seperti proses sebelumnya yang mengakibatkan penolakan.

Baca Juga  IHSG Merah Membara, Asing Jual Deretan Saham ini

Beberapa orang mengklaim bahwa persetujuan ETF akan memicu peristiwa “beli saat ada rumor, jual saat muncul berita”.

Oleh karena itu, meskipun ETF disetujui, mereka tidak mengharapkan kenaikan pasar secara parabola.

Di lain hal, merujuk pada coindesk.com, pasar masih gelisah mengenai implikasi hukum baru-baru ini terhadap Binance.

“Dalam jangka pendek, kami akan melihat lebih banyak pengguna memindahkan dana ke bursa yang patuh atau berlisensi demi ketenangan pikiran,” kata Greta Yuan, kepala penelitian di platform aset digital VDX yang berbasis di Hong Kong.

Alhasil, Bitcoin (BTC) mengalir dari Binance ke Coinbase, menurut data on-chain yang dikumpulkan oleh CryptoQuant.

Cadangan Coinbase telah meningkat sekitar 12,000 BTC, sementara cadangan Binance mengalami penurunan sebesar 5,000 BTC, tulis perusahaan riset tersebut dalam catatan baru-baru ini.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


ETF Dapat Lampu Hijau dari SEC, Pasar Kripto Pesta Pora

(rev/rev)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *