Konflik Israel-Hamas Makin Mengerikan, Para pemimpin Dunia Turun Tangan Selesaikan Konflik

Uncategorized217 Dilihat

Rabu, 25 Oktober 2023 – 16:32 WIB

Gaza – Negara-negara di dunia seperti Amerika Serikat (AS) Kanada, Rusia, negara-negara Arab, mendorong adanya gencatan senjata dalam pertempuran antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza. Seruan ini dilakukan agar bantuan kemanusiaan dapat dikirimkan kepada warga sipil Palestina yang terkepung. 

Baca Juga :

Pasukan Khusus Tentara Wanita Israel Klaim Bunuh 100 Anggota Hamas

Hampir tiga minggu setelah pejuang Hamas melakukan serangan di kota-kota Israel selatan, para pemimpin dunia berupaya mencegah konflik tersebut meluas. 

Presiden AS Joe Biden dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berbicara melalui telepon, pada Selasa, 24 Oktober 2023, dan menyetujui diplomasi yang lebih luas untuk menjaga stabilitas di seluruh kawasan dan mencegah konflik meluas. 

Baca Juga :

Iran Ancam Tembakan Rudal ke Israel Jika Tel Aviv Nekat Invasi Darat

Bentrokan mematikan yang semakin intensif antara militer Israel dan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki kembali terjadi. 

Baca Juga :

Gaza Dalam Titik Kritis, IDF Sarankan PBB Minta Bahan Bakar ke Hamas

Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran dan bersenjata lengkap di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon saling serang, dan akan membahayakan keamanan di kawasan yang merupakan kunci pasokan energi global. 

AS juga telah menyarankan Israel untuk menunda serangan darat ketika Washington mencoba membebaskan lebih dari 200 lebih orang yang masih disandera Hamas di Gaza. Di lain sisi, Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani mengatakan, kepada Dewan Keamanan bahwa Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah berusaha untuk menyalahkan Iran atas perang Israel-Hamas. 

“Komitmen kami terhadap perdamaian dan stabilitas regional tetap teguh,” katanya, dikutip dari The Sundaily, Rabu, 25 Oktober 2023. 

Baca Juga  MTI Desak Integrasi Layanan Kereta Cepat dan Elektrifikasi Sistem Perkeretaapian di 3 Kota Ini

“AS semakin memperburuk konflik dengan secara terang-terangan memihak agresor dengan mengorbankan penduduk Palestina yang tidak bersalah.” 

Dalam pernyataan yang dirilis di media sosial, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan setidaknya 5.791 warga Palestina telah tewas akibat pemboman Israel sejak 7 Oktober 2023, termasuk 2.360 anak-anak. Sementara itu, di PBB, AS dan Rusia mengajukan rencana tandingan mengenai bantuan kemanusiaan bagi warga sipil Palestina. 

Washington menyerukan jeda, namun Rusia menginginkan gencatan senjata kemanusiaan. Jeda, umumnya dianggap kurang formal dan lebih pendek dibandingkan gencatan senjata. 

“Seluruh dunia mengharapkan seruan dari Dewan Keamanan untuk gencatan senjata yang cepat dan tanpa syarat,” kata Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, kepada Dewan Keamanan.

“Hal inilah yang tidak ada dalam rancangan Amerika. Oleh karena itu, kami tidak melihat ada gunanya, dan kami tidak dapat mendukungnya.”

Negara-negara Arab juga dengan tegas mendukung seruan gencatan senjata kemanusiaan di tengah kehancuran luas bangunan-bangunan di Gaza akibat pemboman udara Israel. 

Petugas medis membawa korban serangan Israel ke sebuah rumah sakit di Gaza.

Petugas medis membawa korban serangan Israel ke sebuah rumah sakit di Gaza.

“Kami menyesali ketidakmampuan dewan keamanan untuk mengadopsi resolusi atau bahkan menyerukan gencatan senjata untuk mengakhiri perang ini,” kata Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, kepada Dewan Keamanan PBB. 

Sejalan dengan Mesir, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres pekan lalu menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza. 

Sebagai informasi, delapan truk berisi air, makanan dan obat-obatan memasuki Jalur Gaza dari Mesir, pada Selasa malam, 24 Oktober 2023, kata Bulan Sabit Merah Palestina. 

Konvoi bantuan pertama itu menyeberang ke Gaza dari Mesir pada hari Sabtu, namun badan-badan PBB mengatakan lebih dari 20 kali pengiriman bantuan saat ini diperlukan untuk 2,3 juta orang di Gaza.

Baca Juga  Raup Dana IPO Rp 860 Miliar, Ancara Logistics Indonesia Genjot Ekspansi Usaha 2024

Halaman Selanjutnya

“Komitmen kami terhadap perdamaian dan stabilitas regional tetap teguh,” katanya, dikutip dari The Sundaily, Rabu, 25 Oktober 2023. 

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *