Menebar Cuan di Ekowisata Golo Loni, River Tubing sembari Tanam Bambu

Uncategorized143 Dilihat

Manggarai Timur– Wae Dingin merupakan air pegunungan memiliki orde atau cabang sungai yang tidak banyak bercicik ke persawahan di lereng hutan. 

Baca Juga :

115 Hektar Lahan Pertanian Jadi Destinasi Ekowisata Banjar Berseri Astra Pulugambang

Wae Dingin, sungai kecil tapi berarus kencang yang tersembunyi antara pinggir hutan Rana Mese dan  persawahan Lingko Lerang itu seakan bangkit dari tidur panjangnya menjadi spot pengahasil cuan 
semenjak Pemerintah Desa Golo Loni bersama pokdarwis setempat membuka wahana fafting jenis river tubing pada 2021 lalu.

Wae Dingin menambah ‘koleksi’ wisata buatan Bukit Kunang- Kunang Golo Depet yang merupakan spot instagrammable pinggir jalan raya trans Flores yang lebih dahulu popoler.

Baca Juga :

Perpendek Waktu Tempuh Kapal ke NTT, Kemenhub Buka Rute Trayek Hub-Spoke Tol Laut

Golo Depet menyajikan panorama indah. Dari situ bisa melihat gradasi Pantai Cepi Watu di Borong berlatar gunung Poco Ndeki. Sedangkan di bagian selatan terlihat jelas gunung api Inerie yang menjulang di bawah kaki langit Kabupaten Ngada.

Wisatawan tanam bambu di ekowisata Golo Loni, Manggarai Timur, NTT

Baca Juga :

Tiket Pesawat di Timur Indonesia Sempat Tembus Rp 5,6 Juta, Menhub Janji Bikin Terjangkau

Kali Wae Dingin berhulu di mulut Danau Rana Mese, obyek wisata kesohoran Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur (NTT). Bersemayam di dalam hutan hujan yang selalu berkabut. Dinamai Wae Dingin (air dingin) karena mengikuti atmosfer hutan konservasi Rana Mese yang terkenal sangat dingin.

Berada di ketinggian 1200 mdpl, Desa Golo Loni menyimpan potensi agrowisata ciamik. Ada perkebunan kopi bersambung dengan hamparan persawahan. Komplit!

Potensi yang tertidur

Menghidupkan potensi yang “tertidur” merupakan pilihan yang tak bisa ditunda-tunda lagi.

River tubing mulai meluncur sepanjang kali Wae Dingin yang stabil, landai dan tak surut selama musim kemarau.River tubing merupakan kegiatan mengarungi sungai yang dilakukan perseorangan menggunakan media ban. River tubing tak kalah menantang dan seru dari rafting atau arung jeram. River tubing menjual keseruan mengarungi sungai sendirian dengan ban.

Dalam river tubing, Anda hanya perlu menghanyutkan diri mengikuti arus menggunakan sebuah ban yang telah dimodifikasi dengan kenyamanan dan keselataman penggunanya dan dilengkapi peralatan keselamatan.

Wisatawan di spot foto Bukit Kunang-Kunang Golo Depet, Manggarai TImur, NTT

Wisatawan di spot foto Bukit Kunang-Kunang Golo Depet, Manggarai TImur, NTT

Modal urunan

Orang-orang muda yang tergabung dalam dalam 5 pokdarwis mencari ban-ban bekas alat berat yang dililit webbing atau temali karet. Mereka juga urunan membeli body protector; helm, decker siku, decker lutut.

Beberapa dari anggota pokdarwis yang mengelola arung jeram ini sebelumnya memang telah mengikuti pelatihan arung jeram di Yogyakarta termasuk Kepala Desa Golo Loni Yohanes Berchmans Okalung.

Tahun 2022, pemdes Golo Loni baru menganggarkan dari dana desa untuk menambah peralatan rafting serta membangun rabat di tengah persawahan menuju titik star dan rabat ke end point.

Baca Juga  Anak Muda Harus Jaga Pemilu Damai demi Tegaknya Konstitusi

“Itu belanja kebutuhan arung jeram hasil urunan kita saja. Awalnya hanya 10 ban sekarang sudah ada 100 tubing lengkap dengan protector set,” ujar Kepala Desa Golo Loni, Yohanes Berkhmans Okalung kepada ViVa, Kamis 12 Oktober 2023 malam.

Pertama di NTT

Wae Dingin merupakan sungai berarus kencang yang tidak pernah surut meski saat ini bumi dilanda El Nino atau kemarau berkepanjagan. 

Aktivitas river tubing di sungai Wae Dingin Golo Loni, Manggarai Timur, NTT

Aktivitas river tubing di sungai Wae Dingin Golo Loni, Manggarai Timur, NTT

Kelebihan rafting di Wae Dingin yakni airnya bersih dan dapat diminum langsung serta tidak begitu banyak perintang atau strainer.

Meskipun panjang segmen yang ideal sampai ke persawahan Desa Compang Kempo sejauh 5 kilometer namun skipper hanya membawa peserta rafting maksimal 3 kilometer melewati 3 terjunan berkolam.

“Panjang lintasan sebenarnya bisa sampai 5 kilometer tapi kita bagi 2 segmen, yang pendek 1 kilometer dan 2 kilometer yang cukup  ekstrem. Segmen pertama sebagai titik star di bagian hulu sepanjang 500 meter landai. Lalu 2 kilometer sisanya ada terjunan pendek dan 1 undercut sekaligus sebagai ending point,” urai Yohanes Okalung.

Kades Okalung optimistis, wisata river tubing Golo Loni bakal berkembang sebab menurutnya wisata arung jeram Golo Loni merupakan yang pertama di Nusa Tenggara Timur yang menyatu dengan paket ekowisata.

“Kita satu-satunya river tubing di NTT. Di sini komplit, ada spot foto Golo Depet, ada perkebunan kopi, ada arung jeram, persawahan dan kolam-kolam pemancingan ikan ada trekking gua juga ada homestay bagi tamu yang menginap,” tuturnya.

Aktivitas tubing dan tanam bambu dan sepeda

Marselinus Mansur, anggota Pokdarwis Tunas Harapan yang mengelola Golo Loni River Tubing menjelaskan, pihaknya terus mengebangkan item kegiatan di spot ekowisata Golo Loni, seperti mewajibkan pengunjung menanam bambu dan mengenalkan pertanian tradisional di persawahan Golo Loni.

Selain itu pengunjung diajak mengelilingi perkebunan kopi robusta. Para wisatawan juga dimanjakan dengan aktifitas pemancingan ikan air tawar di 150 kolam.

Setiap wisatawan yang berkunjung ke Golo Loni diwajibkan menanam bambu pada lahan yang sudah disiapkan sebagai wujud edukasi dan partisipasi wisatawan dalam mewujudkan pariwisata hijau yang berkelanjutan (suistainable green tourism).

“Menanam bambu bersama wisatawan sebagai pengingat bagi dia untuk datang kembali di lain waktu. Tugas pokdarwis adalah merawat bambu-bambu yang sudah ditanam dan mengirim gambarnya ke si penanam melalui instagram,” kata Marselinus.

Menurutnya, menanam bambu merupakan gerakan ekologis tidak saja guna menyangga lahan sepanjang tepi sungai Wae Dingin namun lebih jauh bambu akan menjadi highlight wisata Golo Loni.

“Saat ini kita mulai menyuguhkan teh bambu, rebung, tempat saji berbahan bambu, piring, gelas semua berbahan bambu kemudian spot wisata buatan di Golo Depet semua dari bambu,” cetus Marselinus Mansur.

Baca Juga  Siap-Siap! Aksi Tutup Anak Cucu BUMN Sakit Terus Berlanjut

Sarjana Teknik Energi lulusan Institut Teknologi Yogyakarta ini menjelaskan, Pokdarwis Tunas Harapan baru saja membuka paket Golo Loni Fun Bike menambah wisata trekking menelusuri Gua Golo Tahang.

“Atraksi bersepeda di area agrowisata yang juga jalur jalan tani. Menikmati panorama alam pedesaan yang asri dengan sejuknya udara pegunungan. Atraksi yang sangat cocok untuk rekreasi keluarga,” sebutnya.

Sedangkan jenis atraksi yang ditawarkan ke wisatawan yakni atraksi menganyam tikar, atraksi menenun kain songket dan atraksi pertanian tradisional di persawahan Golo Loni.

Makan siang dengan pangan lokal

Menu makan siang di ekowisata Golo Loni, Manggarai Timur, NTT

Menu makan siang di ekowisata Golo Loni, Manggarai Timur, NTT

Paket all in Golo Loni dibadrol Rp150 ribu sudah termasuk makan siang. Adapun menu yang disiapkan nasi, sayur, ikan nila dan wedang jahe.

“Kita siapakan juga pangan lokal seperti ubi dan pisang rebus tambah kopi selain menu utama nasi sayur ikan dan wedang jahe,” paparnya.

Sedangkan wisatawan yang bermalam bisa menginap di home stay Golo Depet dengan tarif Rp100 ribu per malam plus makan malam.

Kunjungan meningkat

Data kunjungan wisata Golo Loni meningkat tajam. Selama tahun 2022 tercatat 723 wisatawan menikmati wisata Desa Golo Loni dengan 3 kegiatan wisata yakni river tubing, mamancing dan homestay. 
“Untuk tahun 2023 sudah tembus angka1000 orang sampai Oktober ini,” bebernya.

Menurut Marselinus, diseminasi informasi keberadaan river tubing Golo Loni masih mengandalkan media sosial facebook dan instagram.

Raih Penghargaan

Pada Oktober 2023, Desa Wisata Golo Loni diumumkan meraih prestasi 45 besar kategori Lomba Desa Wisata Nusantara untuk Kategori Desa Sangat Tertinggal / Tertinggal / Berkembang yang diselenggarakan oleh Kemendes PDTT.

Sejak ditetapkan sebagai Desa Wisata pada tahun 2020,  Desa Golo Loni menyabet sejumlah prestasi yakni pertama, penghargaan dari Kemenparekraf sebagai Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional Pasca Pandemi Covid-19.

Kedua, Golo Loni masuk 300 besar pada Lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2022.

Ketiga, masuk 10 Besar Anugerah Pesona Indonesia (API) untuk Kategori Dataran Tinggi Terbaik di Indonesia.

“Jalan- jalan ke Kintamani, jangan lupa ke Gunung Batur, ayo berkunjung ke Golo Loni Desa Wisata terbaik di Manggarai Timur”.  (Jo Kenaru/NTT)

Halaman Selanjutnya

River tubing mulai meluncur sepanjang kali Wae Dingin yang stabil, landai dan tak surut selama musim kemarau.River tubing merupakan kegiatan mengarungi sungai yang dilakukan perseorangan menggunakan media ban. River tubing tak kalah menantang dan seru dari rafting atau arung jeram. River tubing menjual keseruan mengarungi sungai sendirian dengan ban.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *