Pemasangan Plang Revitalisasi Pasar Kutabumi Ricuh, Provokator Diciduk Polisi

Uncategorized116 Dilihat

Selasa, 24 Oktober 2023 – 19:59 WIB

Tangerang – Pemasangan plang terkait dengan proses revitalisasi di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemia, Kabupaten Tangerang, berujung rusuh, Selasa, 24 Oktober 2023. 

Baca Juga :

Detik-detik Mengerikan Wanita Ditabrak Fortuner hingga Terpental

Sejak Selasa sore, sekitar pukul 15.00 WIB, para pedagang di Pasar Kutabumi telah melakukan aksi penolakan pemasangan plang revitalisasi, hingga menutup akses jalan di kawasan setempat. 

Proses yang alot, menyebabkan petugas kepolisian bergerak pukul 18.20 WIB dan menerjunkan satu unit mobil water canon untuk membubarkan massa. 

Baca Juga :

Deretan Fakta Penusuk Dokter Gigi di Bandung yang Berhasil Ditangkap

Polisi membubarkan kericuhan revitalisasi Pasar Kutabumi, Pasar Kemis, Tangerang

Alhasil, aksi tersebut menyebabkan kerusuhan antara pedagang dengan petugas keamanan baik pihak Polres Kota Tangerang, dan Satpol PP Kabupaten Tangerang. Bahkan, petugas menyiramkan air water canon ke kerumunan untuk membubarkan massa, agar akses jalan terbuka dan plang revitalisasi terpasang.. 

Baca Juga :

Diduga Tergiur Nilai Bagus, KDL Rela Penuhi Hasrat Seksual Dokter Senior

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah orang yang diduga provokator turut diamankan petugas kepolisian. 

Diketahui, beberapa waktu lalu, aksi penolakan revitalisasi pasar dan relokasi juga berujung kerusuhan. Bahkan penjarahan juga dialami para pedagang pasar yang menolak revitalisasi dan relokasi ke Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS). 

Suasana Pasar Kutabumi, Tangerang, usai penjarahan oleh OTK.

Suasana Pasar Kutabumi, Tangerang, usai penjarahan oleh OTK.

Photo :

  • VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)

Proses revitalisasi itu dilakukan sesuai aturan Bupati Tangerang, terkait dengan kenyamanan dan keindahan pasar, serta meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Direktur Perumda Pasar NKR  Finny Widiyanti mengatakan, revitalisasi telah direncanakan sejak tahun 2018 terkait dengan meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Baca Juga  Pinjam Pinjol Ada 7 Lapis Credit Scoring Harus Dilalui

“Sudah sejak tahun 2018, namun hingga saat ini pun kami terus melakukan komunikasi dan pasar harus direvitalisasi,” ujarnya. 

Penolakan ini pun terjadi lantaran, adanya harga sewa yang mahal, sehingga pedagang menolak untuk revitalisasi dan relokasi.
 

Halaman Selanjutnya

Source : VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *