Pengadilan Tinggi DKI Juga Tolak Banding Shane Lukas, Tetap Divonis 5 Tahun Penjara

Uncategorized178 Dilihat

Kamis, 19 Oktober 2023 – 12:26 WIB

Jakarta — Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak banding yang diajukan terdakwa kasus penganiayaan Shane Lukas. Dia pun tetap divonis lima tahun penjara.

Baca Juga :

Banding Ditolak, Mario Dandy Tetap Divonis 12 Tahun Penjara

“Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 298/Pid.B/2023/PN JKT.SEL tertanggal 7 September 2023 yang dimintakan banding tersebut. Demikianlah putusan atas nama terdakwa Shane Lukas yang sudah dibacakan dan intinya menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” kata Hakim Indah Sulistyowati kepada wartawan, Kamis, 19 Oktober 2023.

Sebelumnya diberitakan, keluarga Shane Lukas tak terima soal putusan majelis hakim yang memvonis Shane 5 tahun penjara. Pihak keluarga membandingkan dengan vonis Richard Eliezer atau Bharada E yang telah menembak Brigadir J hingga mati, serta hanya divonis 1,5 tahun penjara.

Baca Juga :

Usai Ditangkap Polisi Karena Penganiayaan, Vadel Badjideh Tulis Surat Cinta Buat Loly

Shane Lukas, Sidang Saksi-saksi

“Sangat tidak adil untuk Shane Lukas, jika dia tidak membela, tidak menyetop Mario Dandy mungkin David sudah meninggal,” kata Tante Shane, Ratna Sihombing kepada wartawan, Kamis, 7 September 2023.

Baca Juga :

Sidang Banding Mario Dandy dan Shane Lukas Diputuskan Hari Ini

Menurutnya, keluarga Shane tak terima atas vonis itu sehingga keluarga meminta pengacara Shane mengajukan banding. Sebab, keluarga ingin agar Shane Lukas diberikan hukuman serendah-rendahnya.

Apalagi, kata dia, Shane merupakan orang baik dan di persidangan Shane pun bersikap sopan, jujur, dan kooperatif menjawab setiap pertanyaan, baik dari jaksa maupun hakim. Keluarga pun syok saat mendengar Shane divonis 5 tahun penjara, sama seperti tuntutan jaksa sebelumnya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Baca Juga  Laba Bersih Boleh Merosot, Dividen Aramco Tetap Jumbo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *