Prigozhin Sudah Mati, Rusia Bikin Perusahaan Tentara Bayaran Baru Pengganti Wagner

Uncategorized187 Dilihat

Minggu, 17 September 2023 – 07:40 WIB

VIVA – Pasca pemberontakan dan kematian bos Yevgeny Prigozhin, peran tentara bayaran Wagner Group akan diganti oleh Rusia. Rezim Vladimir Putin dikabarkan telah mendirikan perusahaan tentara bayaran baru.

Baca Juga :

Kejuaraan Bulutangkis Polisi Digelar di Markas Pasukan Tengkorak Kostrad TNI, Raja Aibon: Sinergi…

Laporan ini dihembuskan oleh Pusat Perlawanan Nasional Kementerian Pertahanan Ukraina, Sabtu 16 September 2023.

Otoritas Ukraina itu mengatakan, Kementerian Pertahanan Rusia telah mengirimkan delegasi ke sejumlah negara tempat tentara bayaran Wagner Group saat ini berada.

Baca Juga :

GuardService, Tentara Bayaran Baru Rusia Dipimpin Jenderal yang Dipecat Putin

Seperti yang diketahui, pasca pemberontakannya digagalkan pada Juni 2023 lalu, sejumlah besar tentara Wagner Group diasingkan ke Belarus. Akan tetapi, masih ada yang bertugas di beberapa negara Afrika seperti Aljazair, Mali dan Sudan.

VIVA Militer: Bos tentara bayaran PMC Wagner Group Rusia, Yevgeny Prigozhin

Baca Juga :

Kim Jong-un Suplai Senjata ke Rusia, Panglima Perang Amerika: Takkan Berguna!

Para delegasi Kementerian Pertahanan Rusia disebar ke negara-negara tersebut untuk meyakinkan sebanyak mungkin tentara bayaran Wagner Group, menandatangani kontrak dengan perusahaan militer swasta yang baru.

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari The New Voice of Ukraine, tanggung jawan pembentukan perusahaan tentara bayaran baru Rusia diserahkan pada mantan Panglima Pasukan Dirgantara Rusia (VKS), Jenderal Sergey Surovikin.

Di sisi lain, Pusat Perlawanan Nasional Ukraina juga meyakini akan ada dampak negatif dari dibentuknya perusahaan militer swasta itu.

Persaingan akan muncul antara tentara bayaran baru Rusia, dengan para anggota Wagner Group yang memilih untuk tidak bergabung dengan organisasi anyar Rusia pimpinan Surovikin.

Jenderal Sergei Surovikin.

Jenderal Sergei Surovikin.

Pembentukan perusahaan militer swasta baru oleh Rusia, juga menjadi jawaban terkait masa depan Surovikin pasca pencopotan dirinya sebagai Panglima Pasukan Dirgantara Rusia.

Baca Juga  Asing Terciduk Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Surovikin yang juga pernah menduduki kursi Komandan Pasukan Gabungan Operasi Militer Khusus (NVO) di Ukraina, terlihat di Aljazair bersama delegasi Kementerian Pertahanan Rusia.

Anggota Komite Pertajanan Negara Duma, Jenderal Andrei Gurulov, menyebut jika Surovikin akan membangun citra baru dirinya di Afrika.

“(Surovikin) berusaha mewujudkan dirinya di Afrika,” ucap Gurulov dilansir VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, RIA Novosti.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, Pusat Perlawanan Nasional Ukraina juga meyakini akan ada dampak negatif dari dibentuknya perusahaan militer swasta itu.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *