Tips Mengenali Gejala Turun Mesin dan Cara Mencegahnya

Uncategorized95 Dilihat

Jumat, 12 Januari 2024 – 16:24 WIB

Jakarta, 12 Januari 2024 – Mesin ibarat jantung bagi kendaraan, kinerjanya yang optimal memastikan perjalanan lancar dan nyaman. Namun seiring pemakaian, keausan dan penurunan performa mengintai.

Baca Juga :

Para Pemilik Honda HR-V Kembali Dihantui Masalah

Inilah mengapa, para pemilik kendaraan bermotor perlu memahami konsep overhaul atau yang biasa dikenal dengan nama turun mesin.

Istilah turun mesin digunakan untuk overhaul, karena memang prosesnya melepas dapur pacu dari bodi kendaraan. Hal itu dilakukan untuk perbaikan, yang melibatkan penggantian komponen bermasalah dan pemulihan kinerja optimal.

Baca Juga :

Daftar Mobil Daihatsu Paling Laku, Nomor 3 Terbukti Tangguh

Ilustrasi mesin mobil overheat

Tapi, bagaimana tahu kapan mesin harus menjalani proses overhaul? Berikut ini beberapa tandanya, dikutip VIVA Otomotif dari laman Daihatsu Indonesia:

Baca Juga :

Terpopuler Otomotif: Dashcam Jadi Senjata Makan Tuan, Daftar Harga Mobil Hyundai 2024

1. Asap Knalpot Putih
Asap putih pekat berbau seperti besi terbakar mengindikasikan masalah kompresi, bisa jadi pertanda piston rusak dan perlu dilakukan penggantian.

2. Suhu Mesin Meningkat Terus
Mesin cepat panas meski kecepatan rendah? Waspada overheat, ini bisa fatal! Hal pertama yang harus dilakukan adalah berhenti dan mematikan jantung pacu agar proses pendinginan bisa maksimal.

3. Air Radiator Berkurang Drastis
Radiator kehilangan air karena kebocoran atau overheat. Bila air berminyak, bisa jadi hal itu diakibatkan karena ada kebocoran oli di bagian kepala silinder mesin.

4. Busi Penuh Oli
Oli bisa masuk ke ruang bakar akibat kerusakan pada ring piston. Efeknya, busi menjadi basah tak bisa berfungsi dengan maksimal. Selain itu, jumlah pelumas juga terus berkurang.

Baca Juga  Pengendali Lepas 1,65% Saham Hensel Davest Indonesia (HDIT)

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pemilik kendaraan, untuk mencegah turun mesin. Pertama yakni melakukan servis berkala, sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh pabrikan.

Hal berikutnya yakni memastikan air radiator berada di batas rekomendasi. Apabila berkurang, bisa ditambahkan dengan mengikuti petunjuk dari bengkel.

Dengan perawatan rutin dan kewaspadaan terhadap tanda-tanda masalah, Anda bisa terhindar dari biaya tinggi overhaul dan menjaga mesin mobil prima lebih lama. Jadi, pantau mobil dan pastikan jantung kendaraannya tetap sehat.

Halaman Selanjutnya

3. Air Radiator Berkurang DrastisRadiator kehilangan air karena kebocoran atau overheat. Bila air berminyak, bisa jadi hal itu diakibatkan karena ada kebocoran oli di bagian kepala silinder mesin.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *